Minggu, 11 Januari 2015

          Tuhan... kenapa kau ciptakan perasaan ini... perasaan cinta ku pada dia...
perasaan yang selalu membuat aku terluka&kecewa untuk sekian kalinya...
aku tak mau larut dalam penderitaan hati ku...
          Aku mohon Tuhan... tunjukan lah keajaiban mu untuk membuat dia bisa
mencintai aku (LAGI).. tapi jika engkau menakdirkan kita untuk tidak saling memiliki
hapus & hilangkan lah perasaan cinta ini yang sudah terlanjur besar untuk dia..
          Aku hanya ingin pergi dari hatinya,bukan hidupnya..karena apaun yang
terjadi,setidaknya kita masih bisa menjadi seorang teman,mungkin hanya dengan
berteman hubungan kita masih baikbaik saja,tanpa adanya permusuhan diantara
kita,
          Dan dalam hal ini,aku sama sekali tidak menyalakan siapapun,entah itu kamu,
teman,atau pun engkau (TUHAN).. karena aku yakin,apapun yang engkau
rencanakan pada hamba mu,,itulah yang terbaik
          mulai hari ini,aku putuskan untuk sudah tidak lagi mencintaimu,, bukan karena
putus asa,terpaksa atau apapun itu,, semua itu karena aku LELAH,,
aku sudah cukup lelah mencintai mu,sekarang aku ingin bebas, lepas dari harapan
palsu & hampa yang kau berikan padaku,,
          entah dengan cara apa lagi aku meyakinkan hati ini padamu,sebegitu keras kah
hatimu,sehingga semua yang telah ku lakukan & ku berikan pada mu,tak mampu
meruntuhkan hati mu..
          Satu hal yang perlu kamu tahu,aku juga manusia biasa yang mempunyai banyak
kekurangan dalam hal ini,batas kesabaran.. karena aku bukan PENGEMIS CINTA..
yang akan meminta hati mu terus menerus untuk bisa mencintaiku kembali..
         Dan terakhir,satu hal lagi yang harus kamu ingat & catat dalam hati mu,,.
aku tidak pernah MENYESAL sedikit pun sudah pernah mencintaimu dalam perjalanan
hidup ku yang fa'na ini..
       Semoga suatu hari nanti kita menemukan kebahagiaan kita masing masing dengan orang
yang kita sayangi......
       Dari orang yang pernah mencintai mu,,, dan tak akan melupakan mu sampai kapan pun

Sabtu, 10 Januari 2015

“satu cinta”

Buatlah dirimu berharga dalam satu cinta
Setelah satu nama yang bisa membuatmu bahagia
Berikan cinta yang tulus tuk orang yang kau sayangi
Kau tak perlu sibuk tebarkan pesonamu
Dalam kerumunan karena hatimu tulus hanya perlu satu nama


         Aku bukan mutiara yang indah
         Aku bukan bunga yang selalu menyegarkan
         Aku bukan malaikat yang selalu menjagamu


Tapii….???
Aku ingin menjadi seseorang  yang selalu

Ada dalam hatimu,,,,,
22 Desember 2014

Sembilan belas tahun yang lalu... aku hanya seorang janin yang berada di rakhim seorang perempuan hebat...
Selama sembilan bulan aku di dalam perut mu,tanpa lelah dan mengeluh engkau terus menjaga dan menyayangi ku
setiap hari sampai aku terlahir kedunia ini dalam keadaan suci berkat pengorbanan hidup dan mati mu....
Takan pernah ku lupakan hari itu.. se umur hidup ku..
Bahwa aku bahagia dan sangat bangga terlahir dari seorang ibu seperti mu....
Terimakasih atas kasih sayang yang engkau berikan pada ku selama ini, tanpa henti kau mengasuh ku..
mengasihi ku dengan jemari tangan mu yang mulia...Air susu yang kau berikan semasa aku bayi takan pernah
tergantikan bahkan oleh emas dan berlian sekali pun.
Meski aku terlahir dari seorang ibu yang sederhana,tapi cara engkau mendidik,membesarkan,dam menyayangi ku sangat lah istimewa,jauh dari kata sederhana..
Engkau menuntun ku untuk menjadi anak yang berbakti,berguna bagi keluarga dan lingkungan.. dan yang
pasti engkau mengarahkan ku untuk menjadi anak yang sholekha.. yang banyak di dambakan oleh orang tua manapun di dunia ini.
Hari berganti bulan,bahkan bulan pun tak terasa berganti tahun,banyak sudah kasih sayang,keceriaan,kehangatan,perhatian dan banyak lagi... yang takan terhitung nilai harga nya...
oleh mata uang mana pun ..
Kini,sembilan belas tahun pun berlalu..dan aku sudah beranjak dewasa,namun sampai saat ini pun aku masih dan terus masih merasakan sayang dari mu..
Walau terkadang aku sering  membuat mu kesal,menangis,bahkan marah dengan segala kelakuan nakal ku..
Apa pernah seorang ibu menaruh dendam pada anak nya???? tidak. tidak sama sekali..
Engkau terus dan terus memaafkan anak mu ini..
Maaf kan aku ibu........ bila sampai detik ini pun aku belum bisa membahagiakan mu,belum bisa menjadi seorang anak yang bisa kau banggakan,justru sampai saat ini pun aku masih dan terus menyusakan mu.
Namun,percayalah Bu...suatu hari nanti aku bisa menjadi anak yang bisa engkau banggakan,bisa engkau andalkan
sesuai yang engkau harapkan selama ini.. itu janji ku pada mu Bu.
Aku sangat percaya bahwa syurga itu berada dibawah telapak kaki mu.. jadi restui lah anak mu ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik,doa kan anak mu ini untuk mencari rezeki yang halal sesuai jalan yang di ridhoi Allah.
Agar aku bisa membuat mu bahagia dan terus tersenyum hingga masa tua mu nanti Bu.
Ku tuliskan rasa hormat ku ini untuk mengapresiasi jasa jasa yang sudah engkau berikan selama ini buat ku.
I LOVE U IBU..Aku menyayangi mu hingga akhir hayat ku...


SELAMAT HARI IBU .. buat ibu ibu hebat di dunia :)
   Siang itu,langit terlihat murung & sangat pucat...
Namun itu tak mengurungkan niat kita untuk pertama kali nya bertatap muka,setelah sekian lama jarang berjumpa..
Di sebuah jembatan kecil engkau menanti kedatangan ku,dengan senyuman hangat engkau sambut lelaki yang sedang rapuh ini...
sudah engkau janjikan beberapa menit yang lalu... Terlihat laju roda dua ku,yang sengaja aku biarkan malas berputar agar kita bisa lebih lama berbincang & berbagi canda tawa selama perjalanan nanti...
   Tetesan dari langit pun terasa ketika kita baru menyelesaikan setengah dari jarak yang akan kita tempuh...
Suara gemuruh & sambaran kilat turut menghiasi langit yang sedang tidak bersahabat dengan dua insan yang sedang berselimut kebahagiaan ini...
Perlahan namun pasti,derasnya guyuran hujan telah membasahi seluruh tubuh kita....sehingga membuat jarak antara aku & kamu menjadi sempit :)
Jemari tangan mu pun perlahan mulai melingkari pinggang ku...
Dengan tubuh yang sedikit menggigil aku terus memutar putaran tuas gas yang sedikit aku kencangkan laju nya.
   Hingga tak terasa jarak yang akan kita tempuh bertambah dekat,dua kelokan lagi..terlihat pemandangan alam yang sangat menakjubkan...
Dengan tubuh yang sedikit kedinginan,percakapan diantara kita pun berkurang...hingga tak terasa kita sudah berada ditempat tujuan..
Sesampai nya disana,kita bergegas mencari tempat berteduh untuk sedikit menghilangkan rasa dingin yang menghinggapi tubuh kita selama perjalanan..
Mie dalam cup pun menjadi penghangat....ditambah segelas kopi panas...
   Dan disitu terlihat jelas kalau kamu sangat menggigil kedinginan,dan ku coba genggam tangan mu dengan genggaman tangan ku yang kaku juga...
Disitu pula kita coba bercerita tentang perjalanan kita dari awal sampai akhir nya sampai disini..
& itu cukup ampuh untuk sedikit mengusir rasa dingin di tubuh kita,senyum & canda tawa pun menghiasinya..
yang menambah kehangatan diantara kita...
   Camera dari handphone tak lupa kita keluarkan... walau kita tahu gemericik hujan masih terlihat jelas.
Namun itu tak memudarkan niat kita untuk sekedar berfoto bersama,sebagai kenangan,bahwa kita pernah berada di tempat ini,,...  Berdua.
   Jarum jam pun  seakan berputar sangat cepat..ingin rasa kita berada disini terus,karena masih banyak hal yang ingin kita bagi ditempat ini., namun sang surya rupanya mulai tenggelam dari ufuk barat.
Tanpa basa basi,,, kita bergegas menuju sepeda motor yang telah terparkir di halaman bawah.
Walaupun kita sama sama tahu kalau tubuh ini masih beku & kaku..tapi kita harus tetap bergegas dari tempat yang menjadi saksi bisu antara kau & kamu..
  Sebelum perjalanan pulang,tak lupa kau mengingatkan ku untuk tidak terlalu cepat & berhati hati..
Putaran roda ku pun mulai bergulir .. & itu sangat lambat,karena aku ingin meminimalisir kejadian yang tidak kita inginkan,..
Suara guntur & kilatannya pun terlihat & terdengar persis diatas kepala kita..Angin & hujan yang semakin besar tak lupa mewarnai perjalanan menuju rumah kita..Dan ketika aku sangat merasa kedinginan & rasa gemetar di kedua lengan tangan ku,engkau coba menghangatkan tangan ku dengan genggaman tangan mu,& seakan enggan engkau lepaskan :) ..
   Disitu letak kebahagiaan ku..walau aku tahu petir menyambar.. hujan pun tak kunjung bubar..
Namun itu semua tak menjadi beban buat ku..karena semua terasa nyaman & hangat dengan ada nya kamu di dekat ku..
  HIngga akhirnya.. jarakmenuju  rumah kita bertambah dekat,ingin rasa nya kita berdua terus bersama..
Perjalanan yang indah & berkesan ini pun harus berakhir disebuah gang kecil dekat rumah mu..
Dengan lambaian tangan & senyuman manis yang kau pancarkan,kau ucapkan " Sampai bertemu lagi " .. &
Aku balas senyuman mu sambil berkata " makasih sudah menemaniku hujan hujanan  hari ini :) "
Dengan suara mesin yang masih terdengar,aku tatap engkau kala akan hilangg dari pandangan ku..
Dan aku pun pulang dengan raut wajah yang sangat bahagia ku tersenyum sendiri :)
Sambil berkata dalam hati ... " Takan ku lupakan hujan di hari ini "  :)
~Kenangan tentangmu~

Masih ingatkah kamu
kenangan dua tahun yang lalu......
Saat kita masih bersatu...
Saat cinta kita masih menggebu...

Kau ubah hari ku yang sempat kelabu...
Menjadi cerah,. seperti langit yang biru...
Aku bahagia bersama mu..
Aku bahagia kala itu...

Kini kita bukan (lagi) sepasang sepatu...
Yang selalu bersama & saling menyatu...
Saat janji itu hilang tersapu...
Hanya kenangan yang tinggal bersama ku...

Nama mu terukir indah di hati ku...
Menjadi episode perjalanan cinta ku...
Dalam mencari tulang rusuk ku...
Dan ku akhiri puisi ini untuk mu...

Sebagai pelepas kerinduan ku...
Yang tak pernah tahu...
Dimana kini keberadaan mu...
Aku merindukan mu...
Rasa rindu pada seorang yang pernah tinggal di hati ku..

Yaitu kamu...... 

“usai lara sendiri”



Kulihat mendung membayangi pancaran wajahmu
Tak terbiasa kudapati terdiam mendurai
Apa gerangan bergemuruh diruang dibenak ku
Sekilas kilau mata ingin berbagi  cerita
Ku datang sahabat bagi jiwa
Saat batin merintih…

                  Usai lara sendiri,,,,
                  Masih adakah asa tersisa
                  Letakanlah tangan mu diatas bahuku
                  Biar berbagi beban itu dan tegar dirimu
                  Didepan sana cahaya kecil tuk memandu


Tak hilang arah kita berjalan menghadapinya
Sekali sempat kau mengeluh kuatkanlah bertahan???
Satu persatu jalinan kawan beranjak menjauh
Saat batin merintih ….
Usai kau lara sendiri

Masih ada asa tersisa…..

Jumat, 09 Januari 2015

“cinta sesungguhnya”


Kamu hadir membawa warna baru
Kamu obati luka ku tentang masa lalu
Kamu mampu mengubah kehidupan ku
Jauh lebih baik dari kehidupan yang lalu


Kamu manusia sederhana yang mampu
Memberikan cinta yang laur biasa
Cinta yang tak mampu di ungkapkan  oleh kata-kata
Mendengar apa yang tidak di katakan
Mengerti apa yang tidak dijelaskan


Terimakasih kasih cinta ,,,
Atas segala hal yang kamu berikan
Cinta tulus dan juga pengajaran tentang berbagai hal
Kamu telah mengajarkan apa itu,,,
Menghargai,menerima,bersykur,ikhlas,dan mandiri
Kini ku mampu berdiri sendiri dengan tenang ,
Melawati semua permasalahan pribadi dengan tegar

Dan kini aku telah mengerti apa itu hidup dan cinta sejati…..


“ayah”




Ketika matahari terbit….
Saat itu pula kaki mu mulai melangkah
Ketika suara ayam berkokok menyapa cerah nya dipagi hari
Saat itu pula aku dengar suara semangat  darimu ,
Semangat yang selalu membara
Semangat yang tak pernah pudar
Semangat mencari rizki…

Tak peduli panas nya terik matahari
Tak peduli hujan yang membasahi
Semua kau lakukan dengan  ikhlas dengan tulus
Demi semua orang yang kau sayang ….
Yaitu keluarga mu,,,

Pengorbanan mu sungguh besar untuk kami…
Terima kasih ayah,,,,
Aku tumbuh dewasa besar seperti ini karena mu
Karena kerja kerasmu yang tak mengenal siang dan malam,
Aku bangga pada mu ayah ,,,
Suatu hari nanti aku akan membalas semua pengorbanan mu
Aku ingin melihat senyuman indah dihari tua mu

Itu janji ku padamu AYAH…